Loading...

Bolehkah Istri Menolak Ajakan Suami Karena Tidak Ada Air Untuk Bersuci?

Loading...
Loading...

bolehkah istri menolak ajakan suami buat berhubungan tubuh, kala tidak terdapat air?
jawaban:
bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, wa ba’du,
tidak terdapat air, bukan penghalang untuk seorang buat menjauhi hadats, baik besar ataupun kecil. karna allah telah membagikan pengganti trik bersuci untuk mereka yang tidak mempunyai air ataupun tidak sanggup memakai air, ialah dengan tayamum.
allah ta’ala berfirman,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَى أَوْ عَلَى سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ
“hai orang – orang yang beriman, apabila kalian bakal mengerjakan shalat, hingga basuhlah mukamu dan juga tanganmu hingga dengan siku, dan juga sapulah kepalamu dan juga (basuh) kakimu hingga dengan kedua mata kaki, dan juga bila kalian junub hingga mandilah, dan juga bila kalian sakit ataupun dalam ekspedisi ataupun berulang dari tempat buang air (kakus) ataupun memegang wanita, kemudian kalian tidak mendapatkan air, hingga bertayamumlah dengan tanah yang baik (bersih) ; sapulah mukamu dan juga tanganmu dengan tanah itu…” (qs. al – maidah: 6)
pada ayat di atas, allah menarangkan 3 wujud bersuci,
[1] wudhu bagaikan perlengkapan bersuci buat hadast kecil
[2] mandi besar bagaikan perlengkapan bersuci buat hadast besar
[3] tayamum bagaikan trik bersuci pengganti wudhu dan juga mandi untuk mereka yang tidak mempunyai air, serupa karna safar ataupun tidak sanggup memakai air, serupa karna sakit.
kita tidak sempat dianjurkan kalau seorang dimohon buat menahan kentut gara – gara tidak mempunyai air wudhu. karna kala tidak terdapat air, orang yang hadapi hadats kecil dapat tayamum.
demikian pula, tidak terdapat anjuran buat menjauhi hadats besar (ikatan tubuh) , diakibatkan tidak terdapat air. karna kala tidak terdapat air, mandi besar dapat digantikan dengan tayamum.
di masa silam, tidak seluruh rumah mempunyai kamar mandi. sampai – sampai mereka cuma dapat mandi di tempat pemandian. sering – kali terdapat sebagian orang yang tidak mempunyai duit buat pengeluaran masuk ke pemandian.
syaikhul islam ibnu taimiyah sempat memperoleh persoalan semacam ini.
persoalan,
عن المرأة يجامعها بعلها ولا تتمكن من دخول الحمام لعدم الأجرة وغيرها. فهل لها أن تتيمم ؟ وهل يكره لبعلها مجامعتها والحالة هذه
tentang perempuan yang diajak berhubungan tubuh suaminya, sedangkan tidak membolehkan menurutnya buat masuk ke pemandian, karna tidak mempunyai duit buat bayar pengeluaran masuk ataupun karna karena yang lain. apakah dimakruhkan untuk suaminya melaksanakan jimak dengannya dalam keadaan semacam ini?
jawaban syaikhul islam,
الحمد لله ، الجنب سواء كان رجلا أو امرأة فإنه إذا عدم الماء أو خاف الضرر باستعماله فإن كان لا يمكنه دخول الحمام لعدم الأجرة أو لغير ذلك فإنه يصلي بالتيمم؛ ولا يكره للرجل وطء امرأته كذلك بل له أن يطأها كما له أن يطأها في السفر ويصليا بالتيمم
alhamdulillah,
orang yang junub, baik lelaki ataupun perempuan, kala tidak terdapat air, ataupun dikhawatirkan membahayakan pribadinya kala memakai air, ataupun tidak dapat masuk pemandian karna tidak mempunyai pengeluaran ataupun karna karena yang lain, hingga ia dapat shalat dengan tayamum. demikian pula, tidak dimakruhkan untuk suami buat mengajak ikatan tubuh istrinya. ia boleh melaksanakan ikatan tubuh dengan istrinya, sebagaimana boleh untuk suami buat melaksanakan ikatan tubuh kala safar, dan juga shalat dengan tayamum. (majmu’ fatawa, 21/446)
demikian, allahu a’lam.
( sumber: konsultasisyariah. com )
Loading...

0 Response to "Bolehkah Istri Menolak Ajakan Suami Karena Tidak Ada Air Untuk Bersuci?"

Posting Komentar

Loading...